Lembaga Pusat Karir Mahaputra (Tracer Study) melaksanakan kegiatan Coaching Clinic dengan Topik “Mengelola Diri dan Karier: Kunci Sukses dalam Dunia Kerja yang Kompetetitif ”. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 07 November 2025, Pukul 08.30-11.40 WIB di Gedung Kubuang Tigo Baleh Kota Solok. Kegiatan Coaching Clinic dihadiri oleh Rektor (Prof. Dr. Ir. Syahro Ali Akbar, M.P), Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (Dr. Rica Mega Sari, S.Pt., M.P.), Ketua Lembaga Pusat Karir Mahaputra (Tracer Study) (Elan Halid, S.S., M.Pd.), Staf Lembaga (Elfi Nofiarti, S.H.), Dekan Selingkup UMMY, Bapak/Ibu Ketua Program Studi Selingkup UMMY, dan Narasumber (Leli Lismay, M.Pd., Ph.D). Peserta dalam kegiatan Coaching Clinic yaitu calon alumni Wisuda yang ke-64 yang berjumlah 146 orang.


Calon alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan berjumlah 55 orang yang terdiri dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia berjumlah 10 orang, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berjumlah 11 orang, Program Studi Pendidikan Matematika berjumlah 10 orang, Program Studi Pendidikan Biologi berjumlah 12 orang, dan Program Studi Pendidikan Ekonomi berjumlah 12 orang. Calon alumni Fakultas Pertanian berjumlah 23 orang yang terdiri dari Program Studi Agroteknologi berjumlah 6 orang, Program Studi Agribisnis berjumlah 10 orang, dan Program Studi Peternakan berjumlah 7 orang. Calon alumni Fakultas Ekonomi berjumlah 46 orang yang terdiri dari Program Studi Manajemen berjumlah 23 orang, Program Studi Akuntansi berjumlah 15 orang, dan Program Studi Manajemen Informatika berjumlah 8 orang. Calon alumni Fakultas Hukum Program Studi Ilmu Hukum berjumlah 22 orang. Tesya Regina Fazhira mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia angkatan 2022 bertugas sebagai Pewara, Cindy Melvia Sabillah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia angkatan 2023 bertugas sebagai dirigen, dan Rahman Yudi mahasiswa Program Studi Agribisnis angkatan 2022 bertugas sebagai qari sekaligus sebagai pembaca doa.

Coaching Clinic ini dapat membantu dalam mengoptimalkan potensi dan kompetensi, menyusun rencana pengembangan diri, dan meningkatkan keterampilan tertentu. Kegiatan ini bertujuan untuk menggali kekuatan, kelemahan, minat, dan nilai pribadi yang menjadi dasar dalam merancang arah karier, melatih peserta dalam manajemen waktu, manajemen stres, disiplin diri, dan kemampuan membuat keputusan secara efektifm membimbing peserta membuat rencana karier jangka pendek dan jangka panjang yang realistis dan sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, memberikan wawasan tentang tuntutan dunia kerja modern yang kompetitif dan bagaimana mempersiapkan diri untuk bersaing secara profesional, memperkuat kemampuan berkomunikasi, bekerja dalam tim, dan membangun hubungan kerja yang positif, dan menanamkan pentingnya belajar sepanjang hayat (lifelong learning) untuk menyesuaikan diri dengan perubahan industri dan teknologi.


Menurut paparan Leli Lismay ada empat kunci sukses dalam dunia kerja yang kompetitif, yaitu: mengelola diri di era kompetitif, mengelola karier secara strategis, etos dan nilai dalam dunia kerja, serta refreleksi dan aksi pribadi. Mengelola diri itu penting karena merupakan pondasi utama untuk mencapai keberhasilan, baik dalam kehidupan pribadi maupun dunia kerja yang semakin kompetitif. Dengan pengelolaan diri, seseorang mampu menentukan tujuan yang jelas dan mengutamakan hal-hal yang paling penting. Tanpa kemampuan ini, energi dan waktu mudah terbuang untuk hal yang tidak berdampak. Pengelolaan diri yang baik memungkinkan seseorang menghadapi tekanan, mengatasi stres, dan tetap tenang dalam situasi sulit keterampilan yang sangat dibutuhkan di tempat kerja. Dalam lingkungan kerja yang selalu berubah, kemampuan mengelola diri memungkinkan seseorang tetap fleksibel dan cepat menyesuaikan diri terhadap tantangan baru. Ada empat strategi menghadapi masa depan yaitu fleksibilitas, networking, lifelong learning, serta integritas dan karakter kuat.